Gempa Kuat Mengguncang Semenanjung Noto, Prefektur Ishikawa
04 Jun 2024 - oleh : KarirJepang.id
04 Jun 2024 - oleh : KarirJepang.id
Ishikawa, Jepang - Sebuah gempa kuat dengan skala intensitas seismik Jepang 5 atas mengguncang Semenanjung Noto di Prefektur Ishikawa pada Senin pagi, menurut Badan Meteorologi Jepang. Gempa ini terjadi lebih dari lima bulan setelah gempa dahsyat sebelumnya mengguncang wilayah tersebut dan menyebabkan kerusakan luas. Tidak ada ancaman tsunami, menurut badan tersebut.
Gempa yang terjadi pada pukul 6:30 pagi itu tercatat dengan magnitudo 6.0 dan berpusat sekitar 14 kilometer di bawah tanah, menurut laporan awal dari badan tersebut. Gempa ini mengguncang kota-kota yang sudah terdampak parah sebelumnya, yaitu Wajima dan Suzu di ujung semenanjung.
Perubahan kecil pada permukaan laut diperkirakan akan terjadi, namun tidak ada kekhawatiran akan kerusakan, kata badan tersebut dalam konferensi pers pada Senin pagi.
Badan Meteorologi Jepang meminta penduduk di daerah tersebut untuk tetap waspada terhadap gempa dengan tingkat yang sama selama seminggu ke depan, serta kemungkinan hujan yang dapat meningkatkan risiko longsor dan jatuhnya batuan. Semenanjung Noto diperkirakan akan mengalami hujan lebat pada Senin malam.
Hingga pukul 11 pagi, Pemerintah Prefektur Ishikawa telah mencatat 11 gempa dengan skala 1 atau lebih besar pada skala gempa Jepang (shindo).
Seorang warga mengalami luka serius di kota Tsubata, sementara lima rumah yang sudah rapuh akibat gempa pada 1 Januari lalu telah runtuh, menurut pemerintah prefektur dalam pertemuannya.

Tokyo Electric Power melaporkan tidak ada kelainan yang teramati di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Kashiwazaki-Kariwa yang terletak di Kota Kashiwazaki dan Desa Kariwa di Prefektur Niigata, yang mengalami gempa dengan intensitas seismik 4.
Gempa tersebut memicu peringatan dini khusus pada ponsel pintar sejauh wilayah Kanto, dan getaran kuat dirasakan di berbagai daerah termasuk Prefektur Niigata, Fukushima, dan Toyama.
Peringatan darurat awal dari Badan Meteorologi Jepang sempat melebih-lebihkan magnitudo gempa, dengan episenter di Teluk Toyama, sebagai 7.4. Badan tersebut kemudian mengatakan sedang menyelidiki alasan yang menyebabkan perkiraan berlebihan tersebut, mengisyaratkan bahwa hal itu mungkin disebabkan oleh beberapa gempa yang terjadi di area yang sama dalam beberapa detik.
Wilayah Noto telah mengalami kerusakan parah akibat gempa besar yang terjadi pada Hari Tahun Baru. Sejak tahun 2020, serangkaian gempa telah mengguncang wilayah tersebut.
Sumber;
https://www.japantimes.co.jp/