Top
62-811-9696-9166 - Raya
news

KP2MI Perkuat Kompetensi Calon Pekerja Migran Berstandar Global

14 Apr 2026 - oleh : KarirJepang.id


KP2MI Perkuat Kompetensi Calon Pekerja Migran Berstandar Global

Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) terus memperkuat kompetensi Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) agar mampu bersaing di pasar global.


Upaya ini dilakukan melalui berbagai program strategis peningkatan keterampilan dan kesiapan kerja.


Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Dzulfikar Ahmad Tawalla saat meninjau PT Wihe Yeon Gyo Indonesia di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Kamis (9/4/2026).


Dalam kunjungannya, Dzulfikar menyebut sejumlah Calon Pekerja Migran Indonesia telah menyelesaikan tahap akhir pelatihan (upskill) dan dinyatakan siap 100 persen untuk ditempatkan di Korea Selatan.


“Saat ini mereka sudah berada di tahap akhir pelatihan dan siap diberangkatkan. Ini bagian dari komitmen pemerintah untuk memastikan kualitas tenaga kerja kita sesuai standar global,” ujarnya.


Dia menegaskan peningkatan kompetensi Calon Pekerja Migran Indonesia merupakan instruksi langsung Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah, kata dia, menaruh perhatian besar pada penguatan keterampilan teknis (hard skills) seperti welder, perawat, hingga sektor hospitality, serta kemampuan dasar dan penguasaan bahasa.


“Bapak Presiden sangat konsen terhadap peningkatan skill dasar dan bahasa. Melalui program ‘SMK Go Global’, kita memastikan calon pekerja mendapatkan pelatihan yang layak dan berkualitas,” katanya.


Dzulfikar juga menyoroti keunggulan pekerja migran Indonesia di kancah internasional, terutama dalam hal sikap dan etos kerja. Berdasarkan pengalamannya meninjau beberapa negara Eropa seperti Slovakia dan Polandia, Pekerja Migran mendapat apresiasi tinggi dari pemberi kerja.


Menurutnya, terdapat tiga keunggulan utama Pekerja Migran, yakni sikap yang baik dalam berkomunikasi, solidaritas antarpekerja yang kuat, serta etos kerja tinggi, termasuk kedisiplinan dan kesiapan bekerja lembur.


“Ini yang membuat kita dihargai. Bahkan di Bratislava, gaji welder bisa mencapai Rp 60 juta hingga Rp80 juta per bulan,” katanya.


Dia pun mendorong para calon Pekerja Migran tidak hanya bekerja, tetapi juga menyerap ilmu dan pengalaman selama di luar negeri untuk kemudian dibagikan kepada masyarakat saat kembali ke Tanah Air.


“Jangan hanya bekerja, tetapi serap ilmunya. Kita harapkan ke depan akan lahir lebih banyak tenaga terlatih dari transfer pengetahuan ini,” imbuhnya.


Di akhir arahannya, Dzulfikar menegaskan bahwa menjadi pekerja migran merupakan tugas mulia karena berkontribusi langsung terhadap kesejahteraan keluarga dan peningkatan devisa negara.


“Pemerintah berkomitmen untuk terus mengutamakan pelindungan bagi seluruh pekerja migran Indonesia,” pungkasnya.






Sumber;

https://www.jpnn.com/

Redaktur & Reporter : Friederich Batari

map
KarirJepang blog

other_news

blog

Jepang Mempertimbangkan Sektor Keamanan ...

Badan Kepolisian Nasional Jepang (警察庁, Keisatsuchou) mengatakan pada hari Kamis bahwa mereka a...

blog

Stasiun Penuh Cinta Berwarna di Pref. To...

CHIZU, Tottori — Kereta saya berangkat dari Stasiun Awakura-Onsen (あわくら温泉駅, Awakura-...

blog

Kuil di Kyoto Larang Pengunjung Mengenak...

Pengunjung kuil berusia 600 tahun dilarang mengenakan pakaian tradisional menyusul masalah yang dise...

blog

Japan Railways Mengumumkan Tiket Kereta ...

Cara yang bagus untuk menjelajahi rute-rute tersembunyi di Jepang pada musim gugur ini.Anda dapat be...

blog

Pria Asal Indonesia Bekerja di Kapal Pen...

ECHIZEN, Fukui -- Seorang pria Asal Indonesia berusia 19 tahun sedang bekerja keras di kapal penangk...

blog

Survei: 35% Anak Muda Lajang di Jepang M...

Tiga puluh lima persen anak muda yang belum menikah (未婚, mikon) di Jepang mengatakan mereka tida...

map
KarirJepang.id

our_partners