Top
62-811-9696-9166 - Raya
news

Apa yang membuat Shinshu (Nagano) menarik bagi orang asing? “Membangun era baru hidup berdampingan multikultural”

20 Mar 2024 - oleh : KarirJepang.id


Apa yang membuat Shinshu (Nagano) menarik bagi orang asing? “Membangun era baru hidup berdampingan multikultural”

Pada tanggal 19 Maret, di Media Garden Shinmai, Matsumoto, sebuah simposium diadakan untuk membahas pembangunan daerah yang menarik bagi warga asing di Prefektur Shinshu. Simposium ini, yang bertajuk "Shinshu Multicultural Coexistence: Membangun Era Baru", menghadirkan diskusi tentang bagaimana menciptakan lingkungan yang menarik bagi warga asing, terutama dalam konteks diperkenalkannya "Pekerja yang Dibina", sebuah sistem baru yang menggantikan program pelatihan keterampilan. Para pemilik bisnis dari Malaysia dan para ahli setempat turut serta dalam panel diskusi ini untuk membicarakan pembangunan daerah yang menarik bagi warga asing. Simposium ini dihadiri oleh 124 peserta dari dalam dan luar prefektur, serta diikuti oleh 112 orang secara daring.


Dalam sesi laporan situasi di prefektur, pemerintah daerah, LSM, dan perusahaan memaparkan program dukungan untuk warga asing yang tinggal di daerah tersebut. Misalnya, Kazuyuki Hayashi, seorang pemilik perusahaan manufaktur suku cadang presisi asal Malaysia di Matsumoto, menyampaikan pentingnya pembangunan daerah yang dapat membuat warga asing ingin tinggal lebih lama. Selain itu, Katsunori Kobayashi, CEO AIC (International Cooperation Association), menjelaskan upayanya dalam memberikan informasi kepada warga asing tentang aturan pengelolaan sampah dan bahaya heatstroke dan keracunan makanan melalui surat elektronik berbahasa asing.


Maruyama Fumihara dari organisasi nirlaba Shinshu Multicultural Coexistence Network menjelaskan pentingnya kerjasama dengan pemerintah dalam memberikan dukungan. Naotomi Haruhara, Kepala Kantor Paspor Multikultural Prefektur, melaporkan tentang program yang memperkenalkan orang-orang dengan keterampilan dan pengalaman pengajaran bahasa Jepang kepada kota dan perusahaan.


Gubernur Shuichi Abe menyampaikan sambutannya, menekankan pentingnya komitmen serius pemerintah terhadap multikulturalisme. Para ahli juga menyoroti pentingnya memperbaiki lingkungan kerja dan mengakui peran penting warga asing sebagai anggota masyarakat yang berkelanjutan, bukan hanya sebagai pekerja sementara. Beberapa warga asing telah berhasil meningkatkan status mereka dari pekerja paruh waktu menjadi karyawan tetap atau pemilik toko.


Profesor Suzuki Eriko dari Universitas Kokushikan menyoroti pentingnya menciptakan lingkungan kerja dan tempat tinggal yang ramah bagi pekerja, yang dapat menarik minat penduduk asli Jepang untuk tinggal di sana. Sistem pelatihan keterampilan saat ini memiliki batas waktu tiga tahun tanpa kemungkinan perpindahan ke tempat kerja lain. Sementara itu, sistem "Pekerja yang Dibina" memiliki batasan waktu tertentu untuk setiap bidang pekerjaan, yaitu antara satu hingga dua tahun, dan membutuhkan tingkat kemampuan bahasa Jepang tertentu.


Sumber:

www.shinmai.co.jp

map
KarirJepang blog

other_news

blog

Gestur Bangga Prabowo saat Menyalami Sug...

Presiden RI Prabowo Subianto menunjukkan gestur bangga terhadap Sugianto, seorang pekerja migran Ind...

blog

Dua Orang Wanita Asal Jawa Barat Hendak ...

Praktik penempatan pekerja migran Indonesia (PMI) secara ilegal kembali terungkap di ruang sidang Pe...

blog

Wamen P2MI Ingatkan CPMI Jaga Reputasi I...

Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Christina Aryani, memberikan pembekalan d...

blog

KUR Penempatan PMI Diluncurkan, Pekerja ...

Pemerintah melalui Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) meluncurkan Program Kredi...

blog

Kementerian P2MI minta masyarakat waspad...

Direktur Jenderal (Dirjen) Pelindungan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Rinar...

blog

Timur Tengah Memanas, Menko PM: Presiden...

Presiden Prabowo Subianto memberi perhatian penuh kepada pekerja migran Indonesia yang berada di Tim...

map
KarirJepang.id

our_partners