Hal Terbaik yang Bisa Dilakukan di Arima Onsen, Kota Pemandian Air Panas Legendaris Jepang
26 Aug 2026 - oleh : KarirJepang.id
26 Aug 2026 - oleh : KarirJepang.id
Jepang memiliki banyak kota pemandian air panas, tetapi hanya sedikit yang memiliki sejarah sepanjang Arima Onsen. Resor legendaris ini telah menyambut para wisatawan selama lebih dari seribu tahun, menawarkan suasana kehidupan yang lebih santai yang dibentuk oleh air mineral yang kaya, jalan-jalan bersejarah, serta lingkungan alam di sekitarnya. Meskipun pemandian yang menyegarkan tetap menjadi daya tarik utama, masih banyak hal yang dapat dijelajahi selain pemandian air panas. Mulai dari landmark budaya dan kuliner lokal hingga berjalan-jalan di tepi sungai dan penginapan tradisional, berikut cara terbaik untuk menikmati kunjungan ke tempat peristirahatan yang telah bertahan sepanjang zaman ini.

Dianggap sebagai salah satu dari tiga kota onsen tertua di Jepang, Arima memiliki sejarah yang tercatat sejak abad ke-7, dengan sumber air panasnya disebut dalam Nihon Shoki, kronik sejarah resmi tertua di Jepang. Selama berabad-abad, sumber air panas ini memiliki kaitan erat dengan budaya penyembuhan Buddha, dan kuil-kuil serta penginapan didirikan untuk para pengunjung yang mencari
tempat untuk beristirahat dan memulihkan diri.
Salah satu tokoh yang paling berpengaruh dalam perkembangan kota ini adalah Toyotomi Hideyoshi, salah satu dari tiga tokoh besar yang menyatukan Jepang. Ia sering mengunjungi Arima pada akhir abad ke-16 dan membantu membangun kembali kawasan tersebut setelah dilanda bencana alam besar. Warisannya masih dapat ditemukan melalui berbagai landmark seperti Taiko Bridge, yang namanya diambil dari gelar kehormatan sang panglima perang, serta Jembatan Nene berwarna merah terang di dekatnya, yang didedikasikan untuk menghormati istrinya, Nene.

Tempat yang paling tepat untuk memulai perjalanan tentu saja adalah onsen itu sendiri. Kota ini terkenal dengan dua jenis air panas yang khas: kin no yu (air emas) yang kaya akan zat besi dan berwarna cokelat kemerahan, serta gin no yu (air perak) yang jernih dan kaya mineral. Keduanya dikenal karena khasiat terapeutiknya yang unik. Anda dapat mengunjungi pemandian umum untuk merasakan pengalaman khas masyarakat setempat, atau menginap di sebuah ryokan untuk menikmati budaya pemandian Arima secara lebih mendalam.
Selain pemandian, jalan perbelanjaan Yumotozaka merupakan tempat yang sempurna untuk berjalan-jalan santai, dengan bangunan kayu bergaya Jepang yang menjadi tempat berbagai toko menarik, toko makanan manis tradisional, serta kios-kios makanan yang ramai.
Tempat ini juga merupakan salah satu lokasi terbaik untuk mencicipi tansan senbei — kerupuk khas Arima yang dibuat menggunakan air onsen berkarbonasi alami. Ganso Mitsumori Honpo, salah satu toko kue tertua di kota ini, masih memanggang tansan senbei segar setiap hari, dan camilan renyah ini sangat cocok dijadikan oleh-oleh. Saat menjelajahi kawasan ini, jangan lupa mencoba sari buah lokal tanpa alkohol serta minuman bersoda yang terinspirasi dari kandungan mineral.
Setelah menikmati camilan, lanjutkan perjalanan menuju sungai, tempat pemandangan alam Arima menjadi daya tarik utama. Sungai Arima mengalir melalui pusat kota, dan jalur di sepanjang tepi sungai sangat indah terutama pada musim semi dan musim gugur. Saat musim sakura, pepohonan bunga sakura membentang di atas aliran sungai, sementara pada musim gugur dedaunan berwarna-warni menciptakan pemandangan yang memukau saat pantulannya terlihat di permukaan sungai.
Untuk menikmati suasana budaya yang lebih tenang, Kuil Onsenji menawarkan tempat peristirahatan yang damai di tengah pepohonan hijau. Kontras antara lingkungan kuil yang tenang dan jalan-jalan kawasan pemandian air panas yang ramai menunjukkan salah satu keunggulan terbesar Arima: pengunjung dapat dengan mudah menikmati relaksasi, sejarah, dan alam dalam satu sore.
Meskipun Arima dapat dikunjungi sebagai perjalanan sehari, menginap semalam akan memperlihatkan sisi lain dari kota ini. Saat malam tiba dan para wisatawan yang datang untuk perjalanan sehari mulai meninggalkan kawasan tersebut, jalan-jalan menjadi jauh lebih tenang, dan pengalaman menikmati pemandian air panas pun berubah menjadi lebih santai dan penuh ketenangan.
Di sinilah Gekkoen, sebuah resor pemandian air panas kelas atas, menjadi pilihan yang menarik. Terdiri dari dua hotel — Yugetsu Sanso yang bergaya tradisional dan Korokan yang lebih modern — ryokan ini berada di sepanjang Sungai Takigawa, dengan kedua properti tersebut dihubungkan oleh Gekko-bashi (Jembatan Cahaya Bulan) yang indah. Selain menawarkan pemandian air panas, hidangan kaiseki, dan lingkungan alam yang hijau kepada para tamunya, Gekkoen juga menjadi tempat yang sangat ideal untuk menjelajahi berbagai daya tarik Arima, karena pusat kota dapat dengan mudah dicapai dengan berjalan kaki dari ryokan.
Meskipun berada di kawasan pegunungan yang terpencil di lereng utara Gunung Rokko, Arima Onsen ternyata sangat mudah diakses. Kota ini berjarak sekitar 30 menit dari Stasiun Sannomiya di Kobe dengan kereta atau bus dan sekitar satu jam dari Osaka, sehingga menjadikannya pilihan yang mudah untuk perjalanan menginap dalam rencana perjalanan Anda di kawasan Kansai.
Baik Anda merencanakan perjalanan singkat untuk menikmati pemandian air panas dari Kobe maupun liburan menginap yang lebih santai di Pegunungan Rokko, Gekkoen menawarkan salah satu cara paling menyeluruh untuk menikmati air panas Arima Onsen yang terkenal, kuliner musiman, dan pemandangan di sepanjang sungai.