Top
62-811-9696-9166 - Raya
news

WN Prancis Jadi Orang Asing Pertama Yang Jadi Penarik Jinrikisha Di Jepang

25 Jul 2025 - oleh : KarirJepang.id


WN Prancis Jadi Orang Asing Pertama Yang Jadi Penarik Jinrikisha Di Jepang


Di distrik Higashi Chaya, Kanazawa, ada seorang warga Prancis yang menarik perhatian: Joris Dubiable (39), pria asal Prancis yang tengah menjalani pelatihan sebagai penarik becak tradisional Jepang (jinrikisha). Ia akan secara resmi debut sebagai rikisha shafu (penarik becak) asing pertama di Kanazawa pada bulan Juli.


Sejak kecil, Dubiable mengagumi Jepang. Dari seluruh kota yang pernah ia kunjungi, Kanazawa adalah favoritnya. "Saya ingin menyampaikan pesona Kanazawa dari sudut pandang orang asing," ujarnya penuh semangat. Di tengah kekurangan pemandu wisata berbahasa asing di Jepang, kehadirannya pun diharapkan menjadi tenaga baru yang langsung bisa diandalkan.


Dubiable pindah dari Prancis ke Tokyo pada 2014 dan bekerja sebagai insinyur sistem. Di waktu luangnya, ia menjelajahi berbagai daerah di Jepang. Ketika ia pertama kali mengunjungi Kanazawa, ia jatuh cinta pada kota itu—dengan suasana tradisional dan alamnya yang kaya—hingga akhirnya pindah ke sana pada tahun 2022.


Pertemuannya dengan jinrikisha terjadi pada musim gugur tahun lalu. Melalui kenalan, ia diperkenalkan kepada Yoji Hayashi (43), pemilik Kanazawa Ichirikisha, yang mengajaknya mencoba bekerja sebagai penarik becak. Karena ia menyukai aktivitas fisik dan berinteraksi dengan orang lain, Dubiable pun menerima tantangan itu. Sambil tetap bekerja sebagai insinyur dari rumah, ia mulai menarik becak seminggu sekali sebagai magang.


Ia berlatih di jalur yang dimulai dari Kuil Enchōji (Higashiyama 1-chome) dan mengelilingi area Higashiyama serta Kannonmachi. Kini, ia sedang mempersiapkan "ujian akhir" mengangkut penarik becak senior sebagai penumpang sebelum debut secara resmi.


Dubiable fasih berbahasa Prancis, Jepang, dan Inggris. Ia juga memiliki pengalaman sebagai pemandu wisata bagi turis Jepang di negaranya. Menurut Hayashi, "Kami para penarik becak Jepang justru banyak belajar dari dia. Kehadirannya mungkin bisa meningkatkan kualitas layanan seluruh perusahaan."


Di Kanazawa, jumlah wisatawan asing meningkat seiring melemahnya yen. Namun, kekurangan pemandu wisata berbahasa asing menjadi masalah kronis.


Source : Hokoku

map
KarirJepang blog

other_news

blog

MoU Kagawa Buka Peluang Besar bagi Peker...

Indonesia dan Jepang mempererat kolaborasi dalam tata kelola Pekerja Migran Indonesia. Direktur Jend...

blog

Lanti, Pekerja Migran Sukabumi Sakit di ...

Nasib pekerja migran perempuan asal Kota Sukabumi kembali menyita perhatian. Lanti (46), Tenaga Kerj...

blog

Menteri P2MI Gandeng Kapolri Perkuat Per...

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin menegaskan komitmennya untuk memberi...

blog

Kasus PMI Bermasalah di Jateng Capai 118...

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Tengah mencatat sebanyak 118 kasus...

blog

Keihin Cup, Upaya Pekerja Migran RI di J...

Para pekerja migran Indonesia di Jepang mengikuti turnamen futsal Keihin Cup ke-12 sebagai ajang mem...

blog

5 Kota di Jepang dengan Gaji Tertinggi, ...

Setiap manusia pastinya memiliki satu tujuan hidup yang layak salah satunya melalui kerja ke luar ne...

map
KarirJepang.id

our_partners