Top
62-811-9696-9166 - Raya
news

Jepang Akan Hadirkan Kereta Cepat Baru yang Menghubungkan Bandara Haneda dan Narita untuk Mengurangi Overtourism

07 Jul 2026 - oleh : KarirJepang.id


Jepang Akan Hadirkan Kereta Cepat Baru yang Menghubungkan Bandara Haneda dan Narita untuk Mengurangi Overtourism

TOKYO – Perusahaan operator kereta Keisei Electric Railway, yang melayani wilayah Tokyo dan Prefektur Chiba, berencana menghadirkan layanan kereta cepat baru yang menghubungkan Bandara Internasional Narita dengan Bandara Haneda. Jalur baru ini diharapkan dapat mempermudah perpindahan penumpang antardua bandara sekaligus membantu mengurangi konsentrasi wisatawan di destinasi-destinasi populer di Jepang.


Sekilas, perjalanan dengan pesawat ke Jepang, kemudian harus berpindah ke bandara lain menggunakan kereta, mungkin terdengar tidak praktis. Namun, kondisi tersebut cukup umum terjadi karena peran kedua bandara tersebut berbeda.


Haneda merupakan bandara yang lebih dahulu beroperasi. Ketika Bandara Narita dibuka pada tahun 1978, hampir seluruh penerbangan internasional komersial di wilayah Tokyo dipindahkan ke sana, kecuali beberapa rute menuju dan dari Taiwan serta Hawaii yang tetap dilayani Haneda.


Setelah menjalani renovasi dan perluasan besar-besaran pada awal tahun 2000-an, Haneda mulai menambah jumlah penerbangan internasionalnya. Meski demikian, hingga kini masih banyak maskapai internasional yang hanya melayani penerbangan menuju Narita.


Di sisi lain, Haneda tetap menjadi bandara utama untuk penerbangan domestik karena lokasinya jauh lebih dekat ke pusat Kota Tokyo. Sementara itu, Bandara Narita sebenarnya berada di Prefektur Chiba dan tidak termasuk dalam wilayah administrasi Tokyo.


Kondisi tersebut membuat banyak wisatawan internasional yang hendak menuju daerah-daerah di Jepang tanpa bandara internasional harus terlebih dahulu mendarat di Narita, kemudian berpindah ke Haneda untuk melanjutkan perjalanan dengan penerbangan domestik.


Meskipun kedua bandara tersebut melayani kawasan metropolitan Tokyo, jaraknya cukup jauh sehingga tidak tersedia penerbangan langsung di antara keduanya dan perjalanan menggunakan kendaraan darat juga memerlukan waktu yang cukup lama.


Untuk mengatasi hal tersebut, Keisei Electric Railway berencana mengoperasikan layanan kereta ekspres berkecepatan tinggi yang akan menghubungkan Bandara Narita dan Bandara Haneda secara langsung.


Proyek tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada dekade 2030-an.


Layanan baru ini merupakan pengembangan dari jalur ekspres cepat yang akan mulai beroperasi pada tahun 2028 antara Bandara Narita dan kawasan Oshiage di Tokyo bagian utara. Jalur tersebut diperkirakan akan memangkas waktu tempuh dari sekitar 55 menit menjadi sekitar 35 menit.


Saat ini, perjalanan menggunakan kereta Access Express milik Keisei dari Narita ke Haneda memakan waktu sekitar 90 menit. Kereta ekspres baru diperkirakan akan menawarkan waktu tempuh yang lebih singkat.


Selain lebih cepat, kereta baru tersebut juga akan menyediakan kursi reservasi, sehingga memberikan kenyamanan lebih bagi wisatawan internasional yang membawa banyak barang bawaan. Sistem reservasi ini juga diperkirakan akan memungkinkan Keisei menetapkan tarif yang lebih tinggi dibandingkan layanan saat ini.


Kereta ekspres tersebut akan memanfaatkan jalur Keisei Line, Asakusa Line, dan Keikyu Line.


Pemerintah Jepang dan industri pariwisata menilai koneksi yang lebih cepat antara Narita dan Haneda akan mendukung upaya mendistribusikan wisatawan asing ke berbagai wilayah yang selama ini belum banyak dikunjungi.


Langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi masalah overtourism atau kepadatan wisatawan yang berlebihan di destinasi populer, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.


Banyak wilayah yang menjadi sasaran pengembangan pariwisata tersebut tidak dilayani jaringan kereta cepat Shinkansen, namun memiliki bandara regional. Dengan akses yang lebih mudah antara Narita dan Haneda, wisatawan internasional akan lebih mudah melanjutkan perjalanan ke berbagai daerah seperti Shikoku, wilayah Tohoku bagian barat, Kyushu bagian tenggara, serta destinasi lain yang menarik tetapi belum terhubung dengan jaringan Shinkansen.


Selain memberikan manfaat bagi sektor pariwisata, layanan ekspres baru yang lebih berorientasi pada wisatawan juga diperkirakan akan membantu mengurangi kepadatan pada kereta reguler di jalur Keisei yang selama ini banyak digunakan oleh masyarakat setempat.






Sumber;

https://soranews24.com/

map
KarirJepang blog

other_news

blog

Jepang Uji Sistem AI untuk Mengidentifik...

TOKYO – Para insinyur di Jepang tengah mengembangkan sistem berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk ...

blog

BPJS Ketenagakerjaan Sosialisasikan Laya...

JAKARTA - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Jakarta Ceger memberikan pembekalan kepada 317 Calon Pe...

blog

Gempa Berkekuatan Magnitudo 6,9 Guncang ...

TOKYO — Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,9 mengguncang wilayah utara Jepang pada Kamis pagi dan ...

blog

Mahasiswa Nepal di Jepang Menapaki Jalur...

Ketika Dipu Tamang tiba di Jepang dari Nepal pada tahun 2024, ia menjadi bagian dari gelombang gener...

blog

Segala Hal yang Perlu Anda Ketahui Tenta...

Oleh: Whitney HubbellJika Anda sedang aktif belajar bahasa Jepang atau mungkin tertarik untuk belaja...

blog

Pelecehan oleh Pelanggan Masih Terjadi d...

Semakin banyak pemerintah daerah di Jepang yang memberlakukan peraturan untuk membantu perusahaan me...

map
KarirJepang.id

our_partners